Gemas, Intip Cara Budidaya Kelinci Hingga Memilah Makanan Sesuai Jenisnya

yuk ketahui cara budidaya hewan kelinci yang menggemaskan

Jika Anda termasuk penyuka hewan berbulu seperti kelinci, pastinya senang bukan jika bisa memelihara. Namun, tidak hanya bisa dipelihara, hewan menggemaskan ini juga bisa dijadikan sumber penghasilan loh. Anda bisa mendapatkan kesenangan dan juga keuntungan dengan cara budidaya hewan ternak kelinci yang lucu dan menggemaskan.

Tidak sembarang, untuk bisa menghasilkan anakan yang bagus, berkualitas, sehat dan lucu, Anda juga harus memperhatikan beberapa cara budidayanya, termasuk memilah makanan kelinci sesuai jenisnya. Makanan kelinci sendiri memang tidak jauh dari sayuran atau buah-buahan, bahkan beberapa makanan kelinci juga bisa didapatkan hanya dengan memakan rumput liar atau rumput kering.

Namun, harus Anda ketahui juga bahwa di setiap makanan kelinci seperti sayuran, buah, ubi-ubian hingga pelet memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda bagi kelinci. Terlebih, jenis kelinci juga tidak hanya satu, yang pastinya kebutuhan nutrisinya pun berbeda-beda. Layaknya manusia, kelinci pun mempunyai tingkat toleransi tertentu terhadap makanan, untuk itu setiap jenis atau ras kelinci tingkat toleransinya berbeda.

Baca Juga: Nikmatnya Melakukan Pinjaman Tanpa Jaminan dan Proses Cepat

Tapi, bagaimana cara untuk bisa mengetahui tingkat toleransi makanan yang sesuai dengan kebutuhan sang kelinci? Caranya, Anda cukup beri makanan kelinci dalam jumlah kecil, dan kemudia lihat reaksi selanjutnya. Memang cara ini dirasa cukup sulit, apalagi bagi Anda yang baru pertama kali budidaya kelinci. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman terkait jenis-jenis maknaan kelinci yang harus diberikan:

1. Air Minum

Setiap hewan peliharaan pastinya membutuhkan asupan cairan atau air minum selain makan. Meski hewan kelinci tidak terlalu membutuhkan air minum, karena kelinci sudah bisa mendapatkan air dari makanan yang dikonsumsinya, tapi mereka tetap harus diberikan asupan air minum ya.

Caranya, letakan saja wadah berisi air putih bersih. Tidak lupa untuk selalu mengganti air minum, agar selalu bersih dan tidak ditumbuhi lumut atau ganggang yang akan menmpengaruhi kesehatan kelinci.

2. Pelet dan Jerami

Pelet untuk kelinci biasanya terbuat dari berbagai macam bahan makanan yang dicampur dan dibentuk menyerupai pil atau pelet. Seperti makanan pada umumnya, Anda harus memberikan pelet setiap hari pada kelinci sebagai makanan pokok.

Tidak hanya campuran makanan, di dalam pelet juga biasanya mengandung serat, beberapa vitamin dan kalsium. Meski begitu, Anda pastikan takarannya pas dan sesuai, karena jika berbelebih, bisa saja akan menimbulkan penyakit pada kelinci. Terlebih, pelet juga mengandung bahan kimia.

Selain pelet, Anda juga bisa memberikan jerami sebagai makanan pokok. Tidak kalah bergizi, jerami juga memiliki kandungan yang baik bagi kelinci, seperti mengandung serat yang tinggi.

3. Makanan Segar

Nah, kalau jenis makanan yang satu ini mungkin Anda juga sudah sering melihat ya. Makanan segar berikut meliputi sayuran dan buah-buahan segar, dan biasanya hanya untuk mendampingi makanan pokok saja.

Tidak hanya asal diberikan, makanan segar ini juga harus diperhatikan takarannya. Makanan segar biasanya terdiri dari 75 persen sayuran hijau dan sisanya buah-buahan. Sayuran hijau dan buah-buahan yang biasa diberikan diantaranya adalah bayam, sawi hijau, daun wortel, wortel, kubis, paprika, apel pir, pepaya, pisang dan masih banyak lagi. Namun, jika kelinci Anda mengalami diare karena berlebihan makanan segar, Anda bisa mengurangi porsi dari makanan segar tersebut.

4. Makanan yang sesuai dengan jenis atau ras kelinci

– Makanan kelinci kecil

Untuk kelinci yang masih kecil, Anda sebaiknya memberikan makanan yang lebih lunak. Sama seperti bayi manusia, saluran pencernaan kelinci kecil masih belum sempurna dan masih belum mampu untuk mencerna makanan yang keras dan berat. Contoh makanan yang bisa dikonsumsi untuk kelinci kecil adalah, sayuran seperti kangkung, kol, dan sawi.

– Makanan kelinci anggora

Selanjutnya adalah makanan untuk jenis kelinci anggora. Karena kelinci jenis ini memiliki bulu yang sangat lebat dan lebih banyak dari kelinci biasa, maka Anda harus memberikan makanan berupa pelet atau rumput kering.

Hindari makanan yang kurang serat, karena jika kurang serat, kelinci akan mengeluarkan kotoran yang agak cair, sehingga kontoran bisa saja, memenpel dengan mudah di bulu kelinci. Tidak hanya it, jika Anda salah memberikan makanan, bisa saja bulu kelinci perlahan akan rontok dan rusak.

– Makanan kelinci penggemuk

Jika Anda menginginkan kelinci-kelinci Anda sehat dan gemuk, Anda bisa coba berikan makanan berupa campuran pelet dan ampas tahu. Karena, kandungan ampas tahu bisa menjadikan kelinci menjadi cepat gemuk. Anda juga bisa menambahkan ampas tahu ke makanan kesukaannya, agar nafsu makannya lebih meningkat.

– Makanan kelinci yang sedang hamil

Tidak boleh sembarang, apalagi untuk budidaya, Anda juga harus memperhatikan makanan untuk kelinci yang sedang hamil. Karena, induk kelinci harus sehat untuk menghasilkan anak kelinci yang bagus dan sehat pula. Terlebih, kelinci yang sedang hamil pasti akan membutuhkan nutrisi yang lebih tinggi. Berikan takaran yang lebih tinggi untuk kelinci yang sedang hamil.

Beberapa cara memilah makanan untuk kelinci ini semoga bisa membantu Anda dalam membudidaya hewan lucu ini ya. Sehingga hasil penjualan kelincinya pun bisa dinikmati dengan sebanding dengan kualitas hewan yang dijual. Tapi, tidak hanya kelinci saja loh hewan yang bisa Anda budidaya, bahkan omzetnya bisa lebih besar dari ini.

Meskipun agak menjijikkan, beberapa jenis busidaya hewan berikut ini bisa memiliki nilai omzet selangit loh. Mulai dari budidaya katak, lintah, cacing, hingga bekicot. Berapa keuntungannya? Mau tahu? Nah, dari pada penasaran, yuk simak langsung informasi selengkapnya di link artikel berikut ini:

https://www.cekaja.com/info/bisnis-budidaya-ini-bikin-jijik-tapi-untungnya-bisa-mencapai-50/

Tinggalkan Balasan